TANGERANG, kilasbidik.co.id – Proyek revitalisasi Pasar Anyar yang diinisiasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemerintah Kota Tangerang terus berjalan.

Sebagai salah satu pasar tradisional tertua dan paling ikonik di Kota Tangerang, perombakan total ini bertujuan untuk mengubah wajah pasar menjadi lebih modern, terintegrasi, dan berstandar SNI.

Saat ini, fokus utama di lapangan adalah proses relokasi ribuan pedagang ke tempat penampungan sementara, seperti di kawasan Plaza Shinta dan Pasar Mabar.

Relokasi ini merupakan tahapan krusial sebelum alat berat dikerahkan untuk membongkar struktur bangunan lama.

Pemerintah daerah menargetkan bangunan baru nantinya tidak hanya mengedepankan sirkulasi udara dan sanitasi yang baik, tetapi juga memiliki manajemen limbah yang modern.

Proyek fisik ini diharapkan dapat mengurai kesemrawutan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di sekitar kawasan Stasiun Tangerang akibat aktivitas bongkar muat dan pedagang kaki lima.